Mentari lenyap dari peraduan
kanvas biru bungkam kesekian
jingga bahkan terlihat enggan
rinduku pun kian tertekan
guratan cakrawala tak lagi membias
oase masa lalu sempurna menindas
detik demi menit aku membenci waktu dengan tegas
menguak hampa yang tak sempat tuntas
kilat mengibas di sela air mata
melodi luka rapih tertata
bayangmu perlahan semakin nyata
seakan jarak dalam genggaman kita
ada luka yang tak henti mngadu
mengais sepi yang sempurna beradu
mengantarkan jutaan pundi rindu
di balik hujan, semesta bercerita rindu
kanvas biru bungkam kesekian
jingga bahkan terlihat enggan
rinduku pun kian tertekan
guratan cakrawala tak lagi membias
oase masa lalu sempurna menindas
detik demi menit aku membenci waktu dengan tegas
menguak hampa yang tak sempat tuntas
kilat mengibas di sela air mata
melodi luka rapih tertata
bayangmu perlahan semakin nyata
seakan jarak dalam genggaman kita
ada luka yang tak henti mngadu
mengais sepi yang sempurna beradu
mengantarkan jutaan pundi rindu
di balik hujan, semesta bercerita rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar