Saat aku
hanya menyinyir bisu ditengah terpaan sinar rembulan.
Hati
tetap bergeming,
Membeku
bisu layaknya bongkahan batu
Tanpa
sesal ku temui
Namun
kekecewaan ini tak mampu kau tawar kembali
Gemintang
pun berhujung kemilau
Namun
langit dimata ku tetap sama
Sama-sama
hampa bak hati nan tertimbun luka
Kau
datang dalam gelap ku
Membawa
semerbak kebahagian ditengah gejolak jiwa
Hembuskan
janji diatas kasih sayang
Merangkul hangat ditengah sunyinya kesendiriian
Membawa ku kian terbang bersama harapan
Pergilah, wahai separuh hati ku
Biar ku tumpuk kekecewaan ku bersama indahnya janji mu
Tak perlu hati mu bertanya apa pun
Meski hati ku tetap meleleh bersama derasnya air mata
Tak apa jika aku yang terluka
Karena bahagia mu ku ikhlas kan
Hati ku kian melebur meski perlahan,
Tinggalkan
aku
wed, 1’march’17
@ 8th room, 10.26 p.m
Tidak ada komentar:
Posting Komentar