About YOU...Read More

Senin, 26 September 2016

Let me cry in sielence, please ...

Selama kita hidup di muka bumi ini kita tak akan tahu seberapa lama kita akan tinggal di dalamnya,dengan siapa kita disana .. kehidupan memang selalu menjadi hal yang rumit untuk ditelaah satu per satu. tapi setidaknya kita harus selalu mencoba terlihat baik-baik saja yang katanya di balik senyuman bahagia tapi realistisnya hanya bualan bodoh yang melukai hati sendiri ..
saya sendiri benci berpura-pura terus menerus, apakah hidup saya hanya akan sebatas kepura-puraan ? pura-pura menjadi pribadi yang tidak peduli terhadap apapun kehidupan dan segala yang terjadi secara ruang lingkup eksternal dari diri saya. 
Saya memang pribadi yang introvert sekali. jelas pribadi ini kurang baik bagi seseorang karna menurut penelitian, kepribadian ini akan menjadi pribadi yang tertekan dan cenderung merasakan sakit yang berkepanjangan hingga mengakibatkan emosi yang tak mapu ia luapkan kemana-mana.. Tapi lihatlah apakah ada satu jawaban pasti dari anda semua jika saya menjadi pribadi yang terbuka prihal perasaan apa saja yang menimpa diri saya? adakah sesuatu hal yang akan merubah segala peristiwa lampau yang menenggelamkan saya dari gulungan ombak luka menjadi selimut damai dalam kebahagiaan yang lama? toh jawabannya tidak akan se-pasti argumen saya tersebut bukan? Dahulu disaat saya hanya mengenal kasih sayang saya merasa menjadi orang yang paling beruntung se-antero bima sakti ini.. tapi nyatanya tuhan memperkenalkan saya tentang apa itu pengkhianatan besar yang menggelincirkan saya kedalam kerumunan kekecewaan .. Saya memang tidak suka bercerita pada siapa pun itu meski setaraf mama saya sendiri. Sebenarnya saya lelah dimana hanya hembusan angin yang selalu saya ceritakan prihal luka-luka ini. Tapi sekali lagi lihatlah berbagai macam orang-orang yang terlalu egois yang hidup mereka berevolusi di kehidupan saya .. 
Jika benar semua hati itu terlalu lembut,lantas mengapa terlalu banyak hati yang menyakiti hati-hati lain disekitarnya? Ingatlah hati manusia diciptakan oleh rabbnya bukan hanya sekedar untuk mengenali dan memahami hati sendiri, hati kita diciptakan untuk mengenali hati-hati orang sekitar kita, mungkin memang dangkal sekali pemikiran orang-orang yang memaksa orang lain memahami,memahami,memahami,dan terus memahami hatinya sendiri.. lantas ia melupakan seberapa terlukanya hati orang yang ia paksa untuk terus-terus memahami dirinya sendiri. Saya sangat BENCI orang seperti itu .. Saya akui saya tidak pandai dalam urusan dendam, tapi saya mohon jangan sampai hati luluh saya ini menjadi gumpalan batu kebencian hingga tak ada cara untuk meluluhkannya dari kebencian. SAYA LELAH !! 
Saya bersabar sendiri. karna saya tahu tuhan saya yang maha Esa tidak akan pernah melupakan satu hati pun untuk berbahagia .. Entah air mata seperti apalagi yang harus saya luapkan .. saya lelah!! adakah satu tempat kembali didunia ini setelah Tuhan saya ?
Saya memang tegar. hanya kelihatannya saja , nyatanya saya banyak menagis, bahkan memaki diri saya sendiri .. terkadang saya takut. takut untuk melangkah..takut untuk menerima kenyataan apapun.. biarkan saja! saya tahu itu pecundang sekali,bukan?
tapi apakah ada yang tahu sebesar apa rasa kekecewaan yang saya kira akan hilang tergulung waktu, tapi apa nyatanya? ia hanya menumbuhkan kecewa-kecewa baru yang saya rasa saya hampir menangis sepenuh perjalanan hidup saya.
Saya tidak mau hidup dalam nestapa .. tapi semua orang bahkan tidak ada yang mengerti prihal hati saya walaupun seringkali yang melukai hanya orang-orang yang sama ..
ya Rabb .. meski ini bukan yang terakhir kainya, tapi izinkanlah aku tuk rapuh meski sesaat .. :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'(




27/09/2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar