Terkadang manusia berfikir begitu bodohnya mengataskan pendirian daripada akal sehatnya. ia rela menjelma menjadi sesosok ruh yang menolak akal pikirannya, menerobos paksa pintu-pintu realita dan masuk secara terang-terangan kedalam tipu daya yang langsung menyeret kepala beserta isi-isinya kedalam imajinasi yang mana tingkat kerealistisannya tidak lebih hanya sejauh hembusan nafas.meski ditengah ekonomi yang mencekik,kehidupan yang berbelit, hingga pola pikir yang terjepit. walaupun seperti itu,sebagian besar dari kita masih menyempatkan diri walau sekedap mampir diruang imajinasi bodoh yang lambat pasti akan menggerogoti jalan pemikiran manusia diatas normal.
Cinta. ya cinta,sebenarnya tak ada yang salah jika apapun itu dikaitkan dengan sebuah perasaan yang lebih yaitu cinta. Siapa pun dia bebas memilih cintanya untuk dipersembahkan secara langsung atau menguncinya rapat-rapat didalam kotak lembut yang berlapis kiloan karat emas.ialah hati kita masing-masing.
Tidak sulit sebenarnya memiliki rasa cinta. caranya sukup mudah, kita sadar,berfikir cemerlang,lantas memberi kesempatan dan membuka hati kita kepada siapa pun yang telah menyerahkan hati miliknya yang melebihi sekedar rasa cinta itu sendiri. Bayangkan apakah sesuatu hal yang lebih menyakitkan ketimbang mencintai tanpa berbalas rasa sakit itu dapat diibaratkan seperti kakek tua yang memikul berbongkah-bongkah batu bara sambilberjalan ditengah sungai yang berarus terjal.
Sungguh berapa ribu luka yang terpoles dalam satu jiwa jika kita selalu memaksakan sesuatu yang hampir tidak mungkin ? seperti inilah bentuk jiwa yang tak hentinya memaksa sebuah perasaan mutlak untuk dirubah.
Guys pasti sulit memaknai apalagi menerima suatu perasaan yang nyatanya tak sesuai dengan hati kita sendiri. tapi gak akan ada salahnya kan kalau kita memberi sedikit kesempatan untuk mereka?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar