About YOU...Read More

Rabu, 16 November 2016

kita memang terus berjalan,, melaju tanpa ada hentinya .. karena ini adalah hidup yang membutuhkan suatu pergerakan yang saling memberikan aksi dan reaksi sehingga sudah pasti akan menimbulkan percikan gesekan, entah itu luka atau pun tawa .. tenang saja, tak perlu banyak khawatir dan takut jika sesekali atau malah lebih sering kita hanya bertemu luka. 
Mungkin kita bisa mengambil dari sisi posotifnya saja, karena jika saat ini kita hanya temukan orang-orang yang mengabaikan dan mengecewakan kita berarti Allah sedang memperingatkan kita jika ternyata tanpa kita sadari kebaikan seseorang itu biasanya mendekati condong kearah kebodohan akal seseorang itu sendiri.. Ketahuilah tak semua manusia memiliki hati seputih putri salju, saya sendiri pun belum pernah merasa hati saya seputh putri salju.. tapi setidaknya saya selalu bersikeras untuk berlaku tulus kepada siapa pun dan apa pun itu tanpa terkecuali tanpa menyalah gunakan kebaikan dari orang lain ..
Sebenarnya kita memang harus selalu waspada.. waspada terhadap merreka yang berteman hanya untuk sekedar materi berbicara hanya unuk sekedar basa basi .. bodohnya saya, saya masih sempat jatuh dilubang yang sama untuk kesekian kalinya didalam perjalanan saya. Maha suci Allah yang menyayangi setiap hambanya, hingga Ia tak hentinya mengingatkan saya betapa minoritasnya manusia yang berhati seputih putri salju .. Sekarang ini zamannya material bukan?! sekiranya apa pun itu bisa ditukar uangkan dalam sekejap ..
Saya bingung kenapa selalu saya yang seperti ini? hanya menjadi terminal lalu ditinggalkan .. 
Sudah terlalu sering saya mengorbankan perasaan untuk menyanyangi orang lain karna kita makhluk sosial , tapi sekali lagi saya hanya sebatas terminal yang lekas ditinggalkan tanpa permisi .. jangan salahkan jika saya menjadi SANGAT APATIS .. !!
"MENINGGALKAN ATAU DITINGGALKAN, KEDUANYA SAMA-SAMA TIDAK MEMILIKI SEBUAH PERSIAPAN SAAT MEMUTUSKAN UNTUK BERPISAH LEBIH DULU"
terlalu extreme saat kita men-remove rentetan orangorang yang sempat kita sayangi .. itu namanya pilihan, hidup ini memang pilihan bukan kutukan.. tinggal memilih kemana dan bagaimana kita ingin memilih tanapa pedulikan pilihan orang lain. se-simple ini saya tuliskan, tapi memang terlalu sulit untuk dilakukan.. tapi tak ada yang salah jika kita selalu besikap lebih dewasa dari dunia kita sendiri ...

Senin, 14 November 2016

deep ,,

Dear,,
Galaksi bima sakti ,,  (U_U) :’(
ABSTRAk !! ABSTRAK !! ABSTRAK !! semuanya hampir abstrak ..
Bagaimana tidak? Kehidupan yang sekiranya dahulu berjalan baik-baik saja, lenyap seketika. Apa yang sekarang masih tersisa hampir kandas diruang dimensi antara masa lalu dan kenyataan..
Aku benci sagala sesuatu yang dimanipulasi. Apapun itu. Tapi kenyataannya aku yang memanipulasi diri-ku sendiri.. Aku yang harus sabar .. benar sekali. Sabar memang kunci kehidupan tidak lupa megaitkannya dengan bersyukur kepada sang pemilik zat, Allah SWT .
Ketahuilah hal yang paling buruk bukan kebohongan yang kita buat kepada orang lain, melainkan kepada dirikita sendiri. Hati kecil kita. Tak ada satupun tindakan yang dilakukan seseorang tanpa berdasarkan sebuah alasan yang ia miliki, jangan menyerah tetang masalah, kita tak perlu pedulikan apa kata orang lain perihal kehidupan kita sendiri, karena kita hidup bukan karena mereka..
          1 kunci kehidupan yang benar-benar aku pegang erat  hingga saat ini adalah “ JADILAH AIR DITENGAH GEJOLAK API YANG MEMBARA” mengalah memang tidak enak, seakan kita adalah satu-satunya makhluk lemah. Tapi ketahuilah readers ..
Saat kita memilih untuk mengalah berarti kita memilih untuk menjadi yang lebih dewasa dibandingkan orang yang mengalahkan kita.. Jika suatu hari nanti kita hanya temukan genangan air mata selama perjalanan kita, percayalah bahwa sebenarnya Allah hanya ingin mengingatkan kepada hambaNya jika segala sesuatu itu memang tidak ada yang abadi .. tanpa terkecuali sebuah kebahagiaan .. Jadi kita harus mampu untuk terus bertahan meski ditengah ombak problema kehidupan yang kita jalani, karena disaat kita telah memilih untuk bertahan itu tandanya kita telah yakin dan percaya pada diri kita masing-masing jika kita memang benar-benar KUAT !! bertahan yaa.. bertahan .. !! J 
          Teruslah berjalan kalo perlu kita berlari tanpa menoleh sesekali.. karena tidak semua masa lalu justru menguatkan kita dimasa depan, jika kita merasa kurang sanggup. Lebih baik tak erlu menoleh .. wajar bila melupakan itu menjadi salah satu perihal yang paling tersulit yang pernah kita alami karena hati manusia diciptakan untuk mengenal sesama saudarnya .. tapi jika kita rela menahan perihnya mengikis sebagian hati kita dengan melupakan masa lalu berarti kita hebat .. yaa hebat untuk tetap tersenyum dalam genangan tangis ..  MARI BERTAHAN J



Jumat, 11 November 2016

on rainy day ..

Senja kini tak lagi se-utuh yang lalu. Aku hanya terpaku bisu, menatap jingga dalam dekapan kelabu sementara aku terpenjara sendu dibalik rinai-rinai butiran hujan. Waktu itu aku nikmati rinai-an hujan itu benar bersama mereka. Mereka yang sempat menjadi sepotong cerita indah yang kini hanya menjadi sebuah kenangan diatas rindu pekat yang menghujam …
Rintik se-rintik berderaian lamban lalu ricuh. Mau hujan ataupun air mata keduanya berderai membuncah dengan ritme yang nyaris bersamaan. Hidup-ku hamper penuh luka, aku sendiri yang sudah membuatkan tekad ku untuk menghapus seluruh cinta yang dahulu pernah melekat di sela-sela ruan hati ini. SEMUA LENYAP. Itu saja yang ingin ku lakukan !!
Aku tak pedulio seberapa gila nya seseorang yang melenyapkan seonngok cinta di dalam hati kecilnya. Tapi, ternyata orang itu adalah aku. Ya, aku seseorang yang terpaut terlalu lama dikecewakan oleh segalanya! Benci. Tapi aku hamper sepenuhnya tak perduli apa pun. Toh semua yang hadir memang hanya untuk pergi tanpa pemisi, bukan ?! jadi aku lelah.. terlalu lelah terdampar dalam genangan air mata…

Kenapa kita harus berterus terang perihal perasaan kita saat ini atau kapan pun itu kita rasakan. Apa pun itu aku akan tetap berpura-pura .. berpura-pura segalanya seindah cahaya mentari. Namun, siapa boleh sangka jika sang mentari menyampaikan keluh kesahnya lewat perantara rintikan-rintikan derai dimusim hujan …?!

Saat kawan hanya butiran air mata ..

Dalam malam sunyi menyerbak, tanpa desau suara tanpa riuh berkelana tanpa hujan namun hati tetap sembab tanpa kegelapan namun hari tetap suram. Aku lah yang rapuh.. purnama yang sendiri tetap kuat mentari yang sendiri tetap riang, namun aku? Mengapa begitu lemah dalam kesunyian..?!
Benar adanya, jika tak selamanya sunyi itu buruk.. walau hanya bersama hembusan angin ku ceritakan setiap tetes air mata yang mengalir begitu saja pada angin. Angin-angin yang mendekap getir, tapi setidaknya mereka tetap menyayangi setiap insan tanpa pamrih. Mendengarkan keluh kesah walau tanpa bahagia. Mengapa aku tetap merasa sunyi meski berjuta alas an seharusnya selalu ada untuk menjadi satu-satunya alasan untuk tetap tersenyum bahagia, karena kadar kebahagiaan seseorang itu memang tergantung tingkat kedewasaan diri kita masing-masing.
Dan kini aku bungkam. Tepatnya bungkam ku dalam linangan air mata yang tak kasap panca indera manusia, karena bungkam ini adalah tangisan ku..
Entah mengapa aku mudah menangis disaat-saat seperti ini. Aku ingin berlari tanpa menoleh kebelakang tanpa singgahi lembah nestapa tanpa temui mereka yang melukai hati .. tapi mustahil.!

Aku ingin berlabuh, berlabuh tepat dalam dekapan bahagia yang abadi. Bukan bahagia sejenak lantas terkurung kembali dalam duka.. Tuhan berikan aku sebuah kekuatan yang lebih agar aku tetap bertahan dalam senyum indah ini apapun yang aku rasakan ,,,

Sabtu, 15 Oktober 2016

Let me go on pretending in this smile . .

Saya rasa memang tidak perlu ada yang tahu tentang perasaan individual. cukup ia dan hati kecilnya yang mengadu pada sang pencipta karena manusia bukan tempat yang cocok untuk bersandar apalagi berharap, saya rasa kita hanya akan kecewa terus menerus. sejujurnya saya hampir putus asa untuk menemukan 'seseorang' yang benar-benar saya sayangi, bukannya terlalu pilih memilih tapi entah kenapa setiap hati ini hendak berlabuh namun tempat pelabuhan itu ternyata telah disinggahi terlebih dahulu oleh hati lainnya. saya benci menjadi yang terlambat.! tapi selalu begitu lah yang senantiasa saya rasakan selama ini. mungkin salah saya karna saya terlihat begitu tak pedulinya dengan orang yang saya sayangi. tapi begitulah saya memperlakukan mereka yang saya sayangi berlgak seakan saya benar-benar tak pernah pdeuli secuil pun. tapi ketahuilah saya selalu mencoba menaruh sedikit demi sedikit secuil perhatian lebih yang tak mampu dilihat dengan kasap mata orang-orang yang tak mampu merabanya.
lama kelamaan saya muak sendiri. entah kepada siapa saya atau siapa pun itu saya harus merasa muak. saya hanya lelah sebenarnya berpura-pura selalu baik-baik saja saat seseorang satu persatu pergi meninggalkan saya begitu saja,sandiwara atau pun berpura-pura memang selalu ada batasannya dan saat ini saya betul-betul merasa lelah. lelah untuk menangis dalam segala torehan getir senyum bahagia ini, lelah dalam senyum tak peduli ini, lelah memaksakan diri untuk melupakan orang-orang yang sebetulnya saya sayangi..!! sungguh menyakitkan sebenarnya ..
tapi saya hanyalah saya. saya yang introvert tanpa ingin secuil pun membuat orang lain kerepotan mendengarkan cerita pilu yang saya alami..
saya hanya ingin semuanya tak perlu tahu apapun itu yang saya rasakan tentang perasaan saya sekarang..nanti..bahkan selamaya . . .
BIARKAN SAYA BERPURA-PURA DALAM SENYUM INI .. :D

Senin, 03 Oktober 2016

Selamat tinggal rembulan

Serdadu kuncup indah bermekaran
Kepakkan kupu-kupu mengibas mendekat bersamaan
Awan berarak teduh bertebaran
Samar terdengar angin berdesakkan
     Hangat terpupuk di ufuk timur 
     Surya bertengger rembulan terpundur
     Aroma embun asri bertutur
     Ayam berkokok gema mengguntur
Lentera cahaya bias meredup
Symponi air ruih bertiup
Malam nan kelam sempurna tertutup
Harapan berkelut hampir tersayup 
     Entah dimana rembulan bersua
     Aku berjalan tanpa suara
     Hunusan asa lintang menua
     Rembulan ku cari meski luka mendua
kemana aral kan melintang
Dalam isak ku memandang
Kau terbawa jauh menghilang
Hingga kecewa kian mendatang


Senin, 26 September 2016

my own worlds: Let me cry in sielence, please ...

my own worlds: Let me cry in sielence, please ...: Selama kita hidup di muka bumi ini kita tak akan tahu seberapa lama kita akan tinggal di dalamnya,dengan siapa kita disana .. kehidupan mem...

Let me cry in sielence, please ...

Selama kita hidup di muka bumi ini kita tak akan tahu seberapa lama kita akan tinggal di dalamnya,dengan siapa kita disana .. kehidupan memang selalu menjadi hal yang rumit untuk ditelaah satu per satu. tapi setidaknya kita harus selalu mencoba terlihat baik-baik saja yang katanya di balik senyuman bahagia tapi realistisnya hanya bualan bodoh yang melukai hati sendiri ..
saya sendiri benci berpura-pura terus menerus, apakah hidup saya hanya akan sebatas kepura-puraan ? pura-pura menjadi pribadi yang tidak peduli terhadap apapun kehidupan dan segala yang terjadi secara ruang lingkup eksternal dari diri saya. 
Saya memang pribadi yang introvert sekali. jelas pribadi ini kurang baik bagi seseorang karna menurut penelitian, kepribadian ini akan menjadi pribadi yang tertekan dan cenderung merasakan sakit yang berkepanjangan hingga mengakibatkan emosi yang tak mapu ia luapkan kemana-mana.. Tapi lihatlah apakah ada satu jawaban pasti dari anda semua jika saya menjadi pribadi yang terbuka prihal perasaan apa saja yang menimpa diri saya? adakah sesuatu hal yang akan merubah segala peristiwa lampau yang menenggelamkan saya dari gulungan ombak luka menjadi selimut damai dalam kebahagiaan yang lama? toh jawabannya tidak akan se-pasti argumen saya tersebut bukan? Dahulu disaat saya hanya mengenal kasih sayang saya merasa menjadi orang yang paling beruntung se-antero bima sakti ini.. tapi nyatanya tuhan memperkenalkan saya tentang apa itu pengkhianatan besar yang menggelincirkan saya kedalam kerumunan kekecewaan .. Saya memang tidak suka bercerita pada siapa pun itu meski setaraf mama saya sendiri. Sebenarnya saya lelah dimana hanya hembusan angin yang selalu saya ceritakan prihal luka-luka ini. Tapi sekali lagi lihatlah berbagai macam orang-orang yang terlalu egois yang hidup mereka berevolusi di kehidupan saya .. 
Jika benar semua hati itu terlalu lembut,lantas mengapa terlalu banyak hati yang menyakiti hati-hati lain disekitarnya? Ingatlah hati manusia diciptakan oleh rabbnya bukan hanya sekedar untuk mengenali dan memahami hati sendiri, hati kita diciptakan untuk mengenali hati-hati orang sekitar kita, mungkin memang dangkal sekali pemikiran orang-orang yang memaksa orang lain memahami,memahami,memahami,dan terus memahami hatinya sendiri.. lantas ia melupakan seberapa terlukanya hati orang yang ia paksa untuk terus-terus memahami dirinya sendiri. Saya sangat BENCI orang seperti itu .. Saya akui saya tidak pandai dalam urusan dendam, tapi saya mohon jangan sampai hati luluh saya ini menjadi gumpalan batu kebencian hingga tak ada cara untuk meluluhkannya dari kebencian. SAYA LELAH !! 
Saya bersabar sendiri. karna saya tahu tuhan saya yang maha Esa tidak akan pernah melupakan satu hati pun untuk berbahagia .. Entah air mata seperti apalagi yang harus saya luapkan .. saya lelah!! adakah satu tempat kembali didunia ini setelah Tuhan saya ?
Saya memang tegar. hanya kelihatannya saja , nyatanya saya banyak menagis, bahkan memaki diri saya sendiri .. terkadang saya takut. takut untuk melangkah..takut untuk menerima kenyataan apapun.. biarkan saja! saya tahu itu pecundang sekali,bukan?
tapi apakah ada yang tahu sebesar apa rasa kekecewaan yang saya kira akan hilang tergulung waktu, tapi apa nyatanya? ia hanya menumbuhkan kecewa-kecewa baru yang saya rasa saya hampir menangis sepenuh perjalanan hidup saya.
Saya tidak mau hidup dalam nestapa .. tapi semua orang bahkan tidak ada yang mengerti prihal hati saya walaupun seringkali yang melukai hanya orang-orang yang sama ..
ya Rabb .. meski ini bukan yang terakhir kainya, tapi izinkanlah aku tuk rapuh meski sesaat .. :'( :'( :'( :'( :'( :'( :'(




27/09/2016


Sabtu, 10 September 2016

saat cinta seperti ini ,,

Terkadang manusia berfikir begitu bodohnya mengataskan pendirian daripada akal sehatnya. ia rela menjelma menjadi sesosok ruh yang menolak akal pikirannya, menerobos paksa pintu-pintu realita dan masuk secara terang-terangan kedalam tipu daya yang langsung menyeret kepala beserta isi-isinya kedalam imajinasi yang mana tingkat kerealistisannya tidak lebih hanya sejauh hembusan nafas.meski ditengah ekonomi yang mencekik,kehidupan yang berbelit, hingga pola pikir yang terjepit. walaupun seperti itu,sebagian besar dari kita masih menyempatkan diri walau sekedap mampir diruang imajinasi bodoh yang lambat pasti akan menggerogoti jalan pemikiran manusia diatas normal.
Cinta. ya cinta,sebenarnya tak ada yang salah jika apapun itu dikaitkan dengan sebuah perasaan yang lebih yaitu cinta. Siapa pun dia bebas memilih cintanya untuk dipersembahkan secara langsung atau menguncinya rapat-rapat didalam kotak lembut yang berlapis kiloan karat emas.ialah hati kita masing-masing.
Tidak sulit sebenarnya memiliki rasa cinta. caranya sukup mudah, kita sadar,berfikir cemerlang,lantas memberi kesempatan dan membuka hati kita kepada siapa pun yang telah menyerahkan hati miliknya yang melebihi sekedar rasa cinta itu sendiri. Bayangkan apakah sesuatu hal yang lebih menyakitkan ketimbang mencintai tanpa berbalas rasa sakit itu dapat diibaratkan seperti kakek tua yang memikul berbongkah-bongkah batu bara sambilberjalan ditengah sungai yang berarus terjal.
Sungguh berapa ribu luka yang terpoles dalam satu jiwa jika kita selalu memaksakan sesuatu yang hampir tidak mungkin ? seperti inilah bentuk jiwa yang tak hentinya memaksa sebuah perasaan mutlak untuk dirubah. 
Guys pasti sulit memaknai apalagi menerima suatu perasaan yang nyatanya tak sesuai dengan hati kita sendiri. tapi gak akan ada salahnya kan kalau kita memberi sedikit kesempatan untuk mereka?

Sabtu, 03 September 2016

my own worlds: ini cinta ...

my own worlds: ini cinta ...: cinta.penuh luka,luka,dan tetap menjadi luka.walau terkadang tak jarang menghadirkan hati yang baru setelah dirundung jutaan luka.. hati ki...

my own worlds: poem

my own worlds: poem: Hampa Symponi indah mendayung meerdu Mengalun melesat damai hingga pelupuk hati Kicauan burung menambah redupnya Gejolak amarah ali...

my own worlds: kecewa ini ..

my own worlds: kecewa ini ..: Kini angin kembali tenang Siluet kelabu pekat mendatang Bahtera risau hadir mengekang Lelehan bahagia sirna menghilang         Di...

Kamis, 01 September 2016

ini cinta ...

cinta.penuh luka,luka,dan tetap menjadi luka.walau terkadang tak jarang menghadirkan hati yang baru setelah dirundung jutaan luka..
hati kita pasti pernah mencintai entah sering atau hanya sesekali saja,meski tak jarang hanya ada kita dan detak jantung ini yang tahu atau bahkan terjalin mesra dalam rajutan sebuah hubungan indah.
lantas adakah mereka yang rela mencintai begitu tulusnya walau tergenang dalam setiap tetesan air mata ?

kecewa ini ..


Kini angin kembali tenang
Siluet kelabu pekat mendatang
Bahtera risau hadir mengekang
Lelehan bahagia sirna menghilang
        Dibalik senja mentari hanya terpejam
        Si hati gembira menangis dalam diam
        Gejolak air mata perih terpendam
        Berpadu luka, senja kian temaram
Denting waktu berlalu begitu menarik
Mencekak rasa dalam putaran detik
Berkalung hampa aku terceki
Meronta pilu sungguh mencabik
        Meluluh lantahkan gumpalan rindu
        Terselubung gemerlap diantara kenangan yang beradumade
        Bersayap dusta terbang hinggap tersendu
        Symponi hitam merunduk sampai empedu
Biar rembulan sirna bersama pandawa
Lupakan pelangi walau bernyawa
Rerumputan hijau silahkan tertawa
Karna kini yang tertinggal hanya jutaan kecewa


poem

Hampa
Symponi indah mendayung meerdu
Mengalun melesat damai hingga pelupuk hati
Kicauan burung menambah redupnya
Gejolak amarah aliran air menderu diantara bebatuan hitam
        Hembusan angin bertiup nakal
        Sesekali menggelitik goyang rerumputa hijau
Ikan-ikan kecil berkejaran satu sama lain,sungguh bahagianya mereka
Pancaranmentari memang tampak
Namun hanya membuncah dari satu-satunya sisi kosong
Tanpa rerimbunan lambaian pepohonan rindang
Kupu0-kupu cantik berterbangan bebas
Mengibaskan sayap warna-warninya
Menggeliti jemari walau sekedar menyentuhnya sebentar
Sungguh indah sekali bukan?
Andai sedikit saja kau tahu,

Semua takkan seindah bilamana kau yang disampingku sekarang ..